Kebijakan Pemeriksaan Plagiarisme
Ibnu Sina Journal of Health Sciences berkomitmen untuk menjaga integritas akademik, orisinalitas, dan kualitas ilmiah dalam setiap artikel yang diterbitkan. Seluruh naskah yang dikirimkan akan melalui proses pemeriksaan plagiarisme menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme sebelum memasuki tahap peer review maupun proses publikasi.
Penulis wajib memastikan bahwa naskah yang diajukan merupakan karya asli, mencantumkan sitasi yang tepat untuk seluruh sumber yang digunakan, serta menghindari segala bentuk pelanggaran etika akademik, termasuk plagiarisme, self-plagiarism, publikasi ganda (duplicate publication), daur ulang teks (text recycling), fabrikasi data, dan parafrase yang tidak semestinya.
Naskah yang menunjukkan tingkat kemiripan (similarity index) yang tinggi atau terindikasi mengandung praktik penulisan yang tidak etis dapat dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki atau ditolak oleh tim editor.
Batas tingkat kemiripan yang dapat diterima ditentukan oleh dewan editor. Namun, secara umum penulis diharapkan menjaga tingkat kemiripan naskah pada batas yang wajar, yaitu tidak melebihi 20–25%, dengan tetap memperhatikan bahwa sitasi, daftar pustaka, dan istilah teknis tertentu dapat memengaruhi hasil pemeriksaan.
Apabila plagiarisme atau bentuk pelanggaran integritas akademik lainnya ditemukan setelah artikel diterbitkan, jurnal berhak mengambil tindakan sesuai dengan tingkat pelanggaran, termasuk menerbitkan koreksi (correction), pernyataan keprihatinan (expression of concern), atau pencabutan artikel (retraction).
Kebijakan ini diterapkan untuk melindungi kredibilitas jurnal, menjaga kualitas publikasi ilmiah, serta memastikan bahwa seluruh artikel yang diterbitkan memenuhi standar etika publikasi internasional.