Ibnu Sina Journal of Health Sciences berkomitmen untuk menjaga standar tinggi etika publikasi, integritas akademik, dan tanggung jawab ilmiah dalam setiap tahapan proses penerbitan. Seluruh pihak yang terlibat, termasuk penulis, editor, dan reviewer, wajib mematuhi prinsip-prinsip etika publikasi yang berlaku.

Penulis wajib menyerahkan naskah asli yang bebas dari plagiarisme, fabrikasi data, pemalsuan data, publikasi ganda, serta praktik kepenulisan yang tidak etis. Penulis juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa seluruh data dan informasi yang disajikan dalam artikel akurat, dapat dipertanggungjawabkan, dan diperoleh melalui metode penelitian yang sesuai.

Editor bertanggung jawab untuk membuat keputusan publikasi secara adil, objektif, dan independen berdasarkan kualitas ilmiah, orisinalitas, relevansi, serta kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Editor tidak boleh mendiskriminasi penulis berdasarkan latar belakang pribadi, institusi, atau kebangsaan.

Reviewer diharapkan memberikan penilaian yang objektif, konstruktif, dan tepat waktu. Seluruh naskah yang ditinjau harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia dan tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi maupun disebarluaskan kepada pihak lain tanpa izin.

Penelitian yang melibatkan manusia, data pasien, sampel klinis, maupun hewan percobaan harus memperoleh persetujuan etik dari komite etik yang berwenang serta mencantumkan informed consent apabila diperlukan. Penulis juga wajib mengungkapkan sumber pendanaan penelitian dan potensi konflik kepentingan yang dapat memengaruhi hasil penelitian.

Setiap pelanggaran terhadap etika publikasi, termasuk plagiarisme, manipulasi data, atau bentuk pelanggaran ilmiah lainnya, dapat mengakibatkan penolakan naskah, penerbitan koreksi, pernyataan keprihatinan (expression of concern), atau pencabutan artikel (retraction). Kebijakan ini diterapkan untuk menjamin kredibilitas, transparansi, dan keandalan seluruh artikel yang diterbitkan oleh Ibnu Sina Journal of Health Sciences.